Senin, 19 Oktober 2015

Risalah Hati di kala Senja

Senja ini, matahari tampak malas untuk kembali ke peraduannya. Aku masih saja duduk santai di tepi pantai Blendung yang teduh. Hatiku masih merasa gundah gulana, karena sampai sekarang, aku masih saja mengingat dan merindukan sosok laki - laki yang sudah tiga tahun mengisi hari - hariku, mas T, ya, dia laki - laki yang sudah mengkhianati  dan mempermainkanku, sungguh sampai sekarang ku gak habis pikir, mengapa dia begitu tega kepadaku??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar